Bangga lahir dan besar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
Yel-Yel IKSASS
Seruan kebersamaan dan salam perjuangan
Teriakan itu bukan hanya sekadar urakan, namun untuk terus memantik api semangat dalam jiwa kita agar ia selalu terbakar.
Seruan kebersamaan yang menguatkan semangat perjuangan dan khidmah IKSASS.
- Perjuangan masih panjang sepanjang masa depan.
- Perjuangan tidak boleh mati—perjuangan harus tetap hidup.
- Panjang umur perjuangan.
Teriakan & Jawaban
- Siapa kita? IKSASS
- IKSASS? Berjuang Bersama Mengabdi Tanpa Batas
- Salam Perjuangan Salam Kiai Fawaid
- Salam Kiai Fawaid Salam Kiai Perjuangan
- Sokarajjhe Sampe Mate Sampe Odik Pole
Ejaan mengikuti kaidah publikasi. Dalam praktik, bunyi seruan menyesuaikan dialek dan kebiasaan internal.
Video Tutorial
Gerakan Teriakan
Perhatikan ritme seruan, arah gerak tangan, dan momentum saat jawaban dilontarkan agar seluruh barisan tetap kompak.
- Saat teriakan IKSASS, tunjukkan tangan terkepal ke depan sebagai simbol semangat.
- Saat menjawab Berjuang Bersama, tangan terkepal ke depan. Saat menjawab Mengabdi, tarik tangan terkepal ke dada sebelah kiri. Saat menjawab Tanpa Batas, kembalikan posisi tangan mengepal ke depan sebagai penegasan semangat.
- Saat menjawab Salam Perjuangan dan Salam Kiai Fawaid, tangan terkepal ke depan mengikuti irama teriakan.
Filosofi Mengepalkan Tangan di Depan Dada
Makna gerakan kepalan tangan di dada sebagai simbol kebanggaan, tanggung jawab, dan keteguhan perjuangan dalam khidmah IKSASS.
Bangga menjadi penerus perjuangan pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
Bangga berorganisasi IKSASS—Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah.
Konsekuensi
Lahirnya tanggung jawab penuh atas diri kita sendiri untuk Pesantren kita dan Organisasi (IKSASS).
Sebagai simbol ikrar diri, tegar, terus semangat dalam perjuangan dan khidmah di jalur Salafiyah Syafi’iyah.